26 May 2009

Pornografi di Internet Dikutuk Namun Dicari

Pornografi, siapa tidak kenal dengan kata itu. Begitu mendengar atau membaca kata pornografi, pikiran kita pasti langsung terbawa kepada aktifitas sex atau hubungan seksual atau tampilan gambar wanita telanjang bulat dengan pose yang menggiurkan dan sebagainya.

Didunia yang semakin canggih dengan internet yang telah menjadi kebutuhan informasi dan hiburan sehari-hari, segalanya seakan mudah dicari hanya dengan sekali klik. Termasuk pornografi. Siapa saja bisa dengan mudah mengakses pornografi di internet. Baik orang tua maupun anak-anak. Apalagi anak-anak sekarang sejak SD sudah familiar dengan dunia internet, dan pornografi bisa jadi adalah salah satu tujuan mereka mendalami dunia internet. Itu karena promosi dari kawan-kawannya atau karena tontonan TV yang tidak mendidik.

Dan sebuah tulisan lama tentang fakta-fakta mengenai pornografi di internet cukup membuat saya begidik. Survey atau penelitian ini sudah dipublikasikan sejak 2008, dan saya berpikir bagaimana dengan sekarang ini di tahun 2009?.. Apakah trend pornografi di internet semakin menurun atau malah semakin buas?

Saya pribadi kadang juga mengakses pornografi (jujur) dan memang menjadi sebuah hiburan tersendiri disaat pekerjaan didepan komputer menumpuk dan peluang untuk pergi keluar sangat tipis. Maka yang paling mudah adalah pergi ke situs-situs penyedia gambar-gambar porno. Dengan sekali klik, maka saya mendapatkan semua image-image atau video-video pendek yang mampu menyesakkan napas namun melonggarkan syaraf.. haha.

Namun sering berpikir, kalau saya sendiri bisa demikian mudahnya mengakses pornografi di internet, bagaimana dengan anak-anak yang belum cukup umur?. Dan pada usia mereka justru memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta teknologi internet nyatanya sekarang sudah sangat dikuasai oleh anak-anak usia 10 tahun-an. Dan kenyataannya meski pornografi dikutuk, namun selalu saja menjadi bahan yang paling dicari. Dan media paling mudah mengakses pornografi adalah internet.

Berikut fakta-fakta tentang pornografi di internet menurut majalah online goodmagazine.com :

· 12% situs di dunia ini mengandung pornografi.
· 25% yang dicari melalui search engine adalah pornografi.
· 35% dari data yang diunduh dari internet adalah pornografi.

· Setiap detiknya 28.258 pengguna internet melihat pornografi.
· Setiap detiknya $89.00 dihabiskan untuk pornografi di internet.
· Setiap harinya 266 situs porno baru muncul.

· Kata "sex" adalah kata yang paling banyak dicari di internet.
· Pendapatan US dari pornografi di internet tahun 2006 mencapai $2.84 milyar.
· Pengguna pornografi di internet 72% pria dan 28% wanita.

· 70% traffic pornografi internet terjadi pada hari kerja jam 9.00 - 17.00.
· Diperkirakan kini ada 372 juta halaman website pornografi.
· Website pornografi diproduksi 3% oleh Inggris, 4% oleh Jerman, dan 89% oleh US.

· Website pornografi yang traffic-nya paling tinggi: AdultFriendFinder, menduduki peringkat ke-49 dengan 7.2 juta pengunjung.
· Negara-negara yang melarang pornografi: Saudi Arabia, Iran, Bahrain, Mesir, Uni Emirat Arab, Kuwait, Malaysia, Indonesia, Singapura, Kenya, India, Kuba, dan Cina.

BUSEEEEEETTTTT................

Comments :

4 komentar to “Pornografi di Internet Dikutuk Namun Dicari”

bahaya banget tuh.. bisa bikin paham free sex berkembang di masa datang...

Ali Mas'adi said...
on 

ke websiteku mas.. kita berbisnis yang halal..

berbisnis said...
on 

Wah gimana nich yang doyan dunia sex....
salam kenal Mbah...!

lulussutopo said...
on 

sebagai orang tua kita sekarang harus extra waspada mengawasi anak2 kita yg masih kecil kalau membuka internet.. Sekarang usia SD saja sudah jago bikin blog..

Mbah Ngepot said...
on 

Post a Comment