13 June 2009

Jangan Bangga Dengan Jembatan Suramadu !

Ini adalah jembatan terpanjang di Indonesia dan bahkan terpanjang se-Asia Tenggara. Jembatan yang membelah laut menghubungkan pulau Jawa dan Madura ini baru saja diresmikan tanggal 10 Juni 2009, setelah pemancangan tiang pertamanya pada tanggal 20 Agustus 2003. Jembatan yang hebat… Tapi tunggu dulu… jangan bangga. Kenapa?

Mbah kadang heran saja melihat orang begitu bangga dengan jembatan ini. Dimana-mana orang menceritakan hebatnya jembatan ini. Bahkan bernarsis ria foto dengan latar belakang jembatan Suramadu yang merupakan singkatan dari Surabaya-Madura.. Dipajang dimana-mana, di blog maupun facebook. Juga pada pembukaan perdana untuk umum hari Sabtu, 13 Juni 2009 ini, semua pada ingin mencoba melewati jembatan yang dikonsep sebagai tol ini sampai macet-macetan. Ini gara-gara pengemudi motor berhenti ditengah jembatan dan melihat pemandangan selat Madura. Barang baru.. okelah wajar.. tapi kalau terus-terusan ya norak namanya. Motor bisa lewat jembatan tol ini lho ada jalur khususnya dengan tarif Rp.3000,- dan mobil Rp.30.000,-.

Coba kita jangan sekedar melihat wujud jembatan yang megah ini. Coba kita lihat dulu biaya yang dihabiskannya. Jembatan sepanjang 5.438 meter ini menghabiskan biaya sebesar Rp.4,5 Triliun…!!!. Kalau uang segitu dibelikan bakso dapet berapa banyak ya??.. Dan kita harus sadar, dari total biaya sebesar itu ternyata Rp.2,1 Triliun adalah hasil HUTANG dari Cina!!!!. Jadi hampir separuh jembatan ini adalah hasil NGUTANG…!. Lalu kenapa masih BANGGA??.

Bagi Mbah pribadi, Mbah akan bangga pada jembatan Suramadu ini kalau seluruh hutang itu sudah lunas. Entah berapa puluh tahun atau berapa ratus tahun lagi… Entah nanti pemerintah akan membayar hutang itu dengan uang plus bunganya yang diperas dari rakyat… atau akan dibayar dengan menjual harga diri bangsa Indonesia…..???

NGUTANG KOK BANGGA…

Comments :

5 komentar to “Jangan Bangga Dengan Jembatan Suramadu !”

owww.. jadi jembatan ini dibuat hasil dari ngutang to mbah? baru tau saya.. hehehe.. maklum mbah ketinggalan info..

ya mudah-mudahan saja negara ini bisa menyaurnya... dan rakyat gak dibebani terlalu berat.. biar dapat beli bakso.. hehehehehe..

salam kenal mbah..

kucrit said...
on 

bangga dengan bangsa indonesia mas. sedikit2 mulai ada kemajuan. semoga terus maju. indonesiaku. ;)

Awal Sholeh said...
on 

asal yang bikin juga putera-puteri Indonesia sih gpp... tapi klo jembatan ini siapa yang bikin aku gak tahu, ketinggalan berita.

Ramdhan said...
on 

setahu saya, sebagian teknologinya dari Cina.. begitu juga yang bekerja dalam proyek ini juga ada yg dari Cina....

Seringkali kita terlalu pd dengan apa yang sudah dihasilkan oleh bangsa ini... tapi kita enggan untuk menelisik lebih dalam bagaimana proses yang terjadi...
Kita terlalu banyak berhutang sana sini untuk meraih prestasi.. tapi kita lupa.. dibalik hutang2 itu.. cenderung menggadaikan harga diri bangsa yang katanya KAYA RAYA ini... dan ujung2nya kita di tekan oleh si pemberi hutang.. ekonomi kita disetir oleh mereka... lantas bagaimana bisa mandiri?
Yaaa... semoga anak cucu kita kelak tidak MALU dg prestasi yg sekarang digembar-gemborkan..

Mbah Ngepot said...
on 

kalo orang indonesia sih gak usah ditanya, jangan kata ngutang nyolong aja bangga...

Bloggis said...
on 

Post a Comment